Mengenal Daylight Saving Time

Daylight Saving Time

Beberapa hari ini ketika saya mengecek settingan waktu pada sudut kanan bawah desktop saya akan menemukan notifikasi yang berbunyi : “Daylight Saving Time ended on 07 Nopember 2010 at 2:00. The clock went back 1 hour at that time”

A question suddenly popped up in my head : What is Daylight Saving Time?

DST adalah suatu tindakan sementara memajukan waktu selama musim panas sehingga waktu siang hari memiliki “jam matahari” lebih banyak dibandingkan pada pagi hari. Hal serupa dilakukan serupa pada saat musim semi dan dimundurkan satu jam pada musim gugur.

Penerapan DST dipelopori oleh George Vernon Hudson pada tahun 1895. Secara politik diterapkan oleh pemerintah Jerman pada waktu Perang Dunia I antara 30 April dan 1 Oktober 1916. Banyak negara-negara beriklim sedang yang ikut menerapkannya sejak itu, dengan perubahan waktu yang bervariasi dan berubah-rubah tergantung tempatnya.

Penerapan ini masih mengundang kontroversi. Menambahkan waktu siang yang lebih panjang akan menguntungkan pelaku jual beli, olahraga dan kegiatan lain yang memanfaatkan cahaya matahari setelah jam kerja. Tapi hal ini menimbulkan permasalahan pada kegiatan pertanian, hiburan malam, dan pekerjaan lain yang terikat dengan matahari. Kecelakaan lalu lintas berkurang ketika ada tambahan waktu siang. Efeknya pada kesehatan dan kejahatan kurang jelas. Tujuan awal dari DST adalah untuk mengurangi penggunaan alat penerangan listrik.

Misalkan pada waktu pagi hari. Katakan bahwa anda biasa bangun pukul 6 pagi dan pada waktu tersebut langit masih gelap. Dengan dimajukan 1 jam (DST), maka dengan bangun pada waktu yang sama, anda akan melihat bahwa langit menjadi lebih terang. Sehingga anda akan mematikan listrik yang tidak diperlukan selama 1 jampada hari tersebut. Kegiatan ini mirip dengan earth hour selama 1 jam yang populer belakangan. Cuman DST dilakukan pada saat orang tidur, sehingga tidak terlalu terasa seperti earth hour. Pada intinya, mencoba mengurangi konsumsi energi pada musim summer, karena pada musim winter, penggunakan listrik akan meningkat.

Hal yang paling menjengkelkan sebagai kompensasi atas penghematan energi ini adalah merubah pola hidup dengan merubah waktu dari yang biasanya. DST ini berimbas pada banyak aspek yang berkaitan dengan pencatatan waktu, dan membuat kekacauan pada janji pertemuan, perjalanan, sistem pembayaran, rekaman, alat-alat kesehatan, dan perangkat-perangkat tertentu, dan pola tidur.

Mengingat kontroversi yang akan terjadi, syukurlah DST ini tidak berlaku di Indonesia. Senyum dengan mulut terbuka

Sources : (1) en.wikipedia.org (2) threeas.wordpress.com (3) achmad.glclearningcenter.com

Iklan

One thought on “Mengenal Daylight Saving Time

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s